Waktu demi waktu kulalui
Tak sekalipun kau sertai
Saat tiada kau berharap
Di bayanganku kau selalu senyap
Kau tak pernah merasa
Kau tak pernah setia
Aku selalu menerima
Walaupun tak semua
Wajahmu bagaikan bunga perindu
Semua serta tak kupandu
Sudah lama kutunggu
Hingga lupa mengingat waktu
Langkah demi langkah kulalui
Lugu mu, mengguyahkan gubuk kecil ini
Di pesimpangan jalan,
Kau berikan senyuman.
Kau torehkan kemanisan.
Kau saksikan kesayangan.
Kau lontarkan kesenengan.
Demi kau rebut kenikmatan.
Berpikir ketika penuh masalah
Bertindak saat diperintah
Beramal serta merta di depannya
Kita sekarang bukanlah bayi
Selalu mengguyurkan tetesan air
Mulai sekarang tumbuhkan semangat jiwa
Dengan makna besar, bukan bicaranya yang besar
Tunjukan pada diri kita sendiri
Sebelum kita tunjukan pada dunia
Bahwasan nya kita pasti bisa
Tanpa prakata yang tak ada pastinya
Sekali berpikir seribu kali tindakan
Sekali bertindak seribu kali beramal
Sekali beramal jangan kau harapkan kehadirannya
Hanya keikhlasan dan kesholehan yang membuat kita terus beranjak
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
Code Parser
×